Share

50 Level Grind Size pada Grinder Kopi, Apa Bedanya?

Last updated: 30 Sept 2026
161 Views
50 Level Grind Size pada Grinder Kopi

50 level grind size pada grinder kopi, apa bedanya? Pertanyaan ini cukup sering muncul ketika seseorang mulai serius membuat kopi sendiri di rumah. Jumlah level pada grinder ternyata bukan sekadar angka yang ditampilkan pada spesifikasi produk. Semakin banyak pilihan pengaturan, semakin leluasa pengguna menentukan tingkat kehalusan kopi sesuai metode seduh yang digunakan.

Salah satu contohnya adalah Venuella Dario-2, grinder kopi dengan 50-level grind selector. Grinder ini menawarkan pilihan ukuran gilingan dari fine hingga coarse, sehingga pengguna bisa bereksperimen untuk espresso maupun berbagai metode manual brew.

Apa Arti 50 Level Grind Size?

Secara sederhana, 50 level berarti grinder menyediakan 50 pilihan posisi pengaturan ukuran gilingan. Jadi, pengguna tidak hanya memilih antara halus atau kasar, tetapi memiliki lebih banyak pilihan di antaranya.

Kenapa Banyak Level Bisa Membantu?

Setiap biji kopi bisa memberikan hasil berbeda. Bahkan kopi dari daerah yang berbeda, tingkat roasting berbeda, atau biji yang sudah mengalami perubahan kesegaran bisa membutuhkan penyesuaian grind size.

Di sinilah pengaturan grind size grinder kopi menjadi penting. Dengan lebih banyak level, pengguna bisa melakukan perubahan secara bertahap tanpa harus langsung berpindah dari ukuran sangat halus ke jauh lebih kasar.

Untuk proses dial-in espresso, fleksibilitas seperti ini cukup membantu. Jika aliran espresso terlalu cepat, misalnya, pengguna bisa mencoba menggiling sedikit lebih halus. Sebaliknya, jika alirannya terlalu lambat, ukuran gilingan dapat dibuat sedikit lebih kasar.

Memahami Grind Size Fine hingga Coarse

Secara umum, pengaturan grinder bergerak dari fine hingga coarse.

Fine untuk Espresso

Gilingan fine memiliki tekstur yang lebih halus dan umumnya digunakan untuk espresso. Karena espresso diekstraksi menggunakan tekanan tinggi dalam waktu relatif singkat, ukuran bubuk yang sesuai diperlukan agar air tidak melewati kopi terlalu cepat.

Namun, bukan berarti semakin halus selalu semakin bagus. Jika terlalu halus, aliran air bisa terlalu lambat dan ekstraksi dapat menghasilkan rasa yang terlalu kuat atau pahit.

Medium untuk Beberapa Manual Brew

Ukuran medium biasanya berada di tengah antara fine dan coarse. Pengaturan seperti ini dapat digunakan untuk beberapa metode manual brew, tergantung alat, resep, rasio kopi dan air, serta jenis biji yang digunakan.

Karena setiap kopi memiliki karakter berbeda, tidak ada satu angka grind size yang selalu cocok untuk semua kondisi.

Coarse untuk Metode Seduh Tertentu

Gilingan coarse memiliki ukuran partikel yang lebih besar. Pengaturan ini dapat digunakan pada metode seduh yang membutuhkan waktu kontak air dan kopi lebih panjang.

Dengan banyak pilihan level, pengguna bisa mencari posisi yang paling sesuai tanpa terlalu banyak melakukan lompatan ukuran gilingan.

Contoh Grinder Kopi dengan 50 Tingkat Kehalusan

Salah satu produk yang menawarkan fitur tersebut adalah Venuella Dario-2. Grinder ini menggunakan 48mm Titanium Burr dan memiliki 50-level grind selector. Selain itu, tersedia Air Pump Lid yang dirancang untuk membantu mengurangi coffee retention sehingga proses grinding menjadi lebih bersih.

Bukan Hanya Jumlah Level

Walaupun 50 level terdengar menarik, jumlah pengaturan bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Jenis burr, konsistensi hasil gilingan, motor, kapasitas hopper, hingga kemudahan pengoperasian juga penting.

Dario-2 sendiri memiliki digital control panel, pilihan quantity selector 1-10 cups, grinder chamber 160 gram, serta removable bean hopper 250 gram.

Cara Memilih Grind Size Kopi

Untuk menemukan setting yang cocok, sebaiknya jangan langsung mencari angka yang dianggap paling benar. Mulailah dari pengaturan yang direkomendasikan untuk metode seduh, kemudian lakukan penyesuaian sedikit demi sedikit.

Perhatikan waktu ekstraksi dan rasa yang muncul. Kalau kopi terasa terlalu tipis atau alirannya terlalu cepat, coba gunakan gilingan yang lebih halus. Jika alirannya terlalu lambat atau rasanya terlalu berat, coba geser ke arah yang lebih kasar.

Dengan cara ini, 50 level grind adjustment bukan hanya menjadi angka pada spesifikasi grinder, tetapi benar-benar bisa dimanfaatkan untuk mencari karakter seduhan yang paling sesuai.

Bagi yang ingin mengeksplorasi grinder, mesin espresso, timbangan kopi, dan berbagai perlengkapan lainnya, pilihan produknya dapat dilihat di katalog Venuella. Mulai dari Dario-2, Dario-3, Venuella X-1 Coffee Scale hingga berbagai pilihan mesin espresso tersedia untuk melengkapi kebutuhan coffee setup di rumah maupun bisnis.

Shop More Our Products

Mesin Kopi Low Watt Benvolio-2 | Grinder Kopi Elektrik Dario-1S | Mesin Kopi Espresso Benvolio-1 | Mesin Kopi Espresso Alessandro-1 | Mesin Kopi Semi Komersial Dominico-1 | Mesin Kopi Komersial Corvo-1 | Mesin Kopi Komersial Corvo-2 | Mesin Espresso Rotary Pump Corvo-3 | Grinder Kopi Komersial Dario-3 | Professional Portafilter | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-2 HG | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-4 | Grinder Kopi Dario-1 | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-1 | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-2 | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-3


Related Content
Cara Memilih Biji Kopi yang Cocok untuk Mesin Espresso
Memilih biji kopi yang tepat merupakan salah satu kunci untuk menghasilkan espresso berkualitas. Meskipun menggunakan mesin espresso yang baik, hasil seduhan tidak akan maksimal jika jenis biji kopi, tingkat sangrai, atau tingkat kesegarannya tidak sesuai. Karena itu, memahami karakter setiap roast level menjadi langkah penting sebelum membeli kopi untuk espresso. Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara memilih biji kopi yang cocok untuk mesin espresso, mulai dari perbedaan light roast, medium roast, dan dark roast, hingga tips memilih biji kopi segar serta pentingnya grinder dan mesin espresso dalam menghasilkan ekstraksi yang konsisten.
21 Jul 2026
Home Barista: 5 Peralatan yang Wajib Dimiliki Selain Mesin Kopi
Banyak orang mengira bahwa membeli mesin kopi adalah langkah terakhir untuk menjadi seorang home barista. Padahal, kualitas espresso yang konsisten tidak hanya ditentukan oleh mesin, tetapi juga oleh berbagai perlengkapan pendukung seperti grinder, tamper, portafilter, timbangan digital, dan milk pitcher. Peralatan-peralatan inilah yang membantu menjaga akurasi proses brewing sehingga hasil seduhan menjadi lebih optimal. Dalam artikel ini, Anda akan mengenal lima perlengkapan home barista yang wajib dimiliki selain mesin kopi beserta fungsi masing-masing. Dengan melengkapi peralatan yang tepat sejak awal, Anda dapat meningkatkan kualitas espresso di rumah sekaligus menikmati pengalaman meracik kopi layaknya seorang barista profesional.
14 Jul 2026
Espresso, Americano, Latte, dan Cappuccino: Apa Bedanya?
Espresso, Americano, latte, dan cappuccino sama-sama menggunakan espresso sebagai dasar, tetapi memiliki rasa dan cara penyajian yang berbeda. Espresso memiliki rasa paling pekat, Americano lebih ringan karena ditambahkan air, latte lebih creamy karena menggunakan lebih banyak susu, sedangkan cappuccino memiliki foam susu yang lebih terasa.
18 Aug 2026
icon-whatsapp
Venuella
Typically replies in a few hours
Selamat datang di Venuella, Bagaimana saya bisa membantu Anda?
Start Chat
Website ini menggunakan kukis untuk pengalaman terbaik Anda, informasi lebih lanjut silakan kunjungi Kebijakan Privasi and Kebijakan Kukis