Kenapa Espresso Tidak Ada Crema? Ini Penyebabnya

Pernah bikin espresso sendiri, tapi hasilnya malah terlihat seperti kopi hitam biasa tanpa lapisan busa coklat di atasnya? Kalau iya, jangan buru-buru menyalahkan mesin. Kondisi espresso tidak ada crema bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari biji kopi, tingkat kesegaran, grinder, sampai proses ekstraksi.
Padahal, crema espresso sering menjadi salah satu tanda bahwa proses brewing berjalan cukup baik.
Crema sendiri adalah lapisan tipis berwarna coklat keemasan yang muncul di permukaan espresso setelah diekstraksi. Teksturnya lembut dan biasanya memiliki aroma kopi yang cukup kuat. Jadi, kalau crema tidak muncul, ada beberapa hal yang sebaiknya dicek.
1. Biji Kopi Sudah Terlalu Lama

Salah satu penyebab paling umum adalah biji kopi yang sudah tidak fresh.
Setelah proses roasting, kopi akan mengalami pelepasan gas atau degassing. Seiring waktu, kandungan gas dalam biji semakin berkurang. Padahal, gas tersebut ikut berperan dalam pembentukan crema saat espresso diekstraksi.
Bukan berarti kopi yang sudah lama otomatis tidak enak. Namun, kalau targetnya adalah espresso dengan crema yang lebih tebal, gunakan biji kopi yang masih relatif fresh dan simpan dalam wadah kedap udara.
Jenis biji kopi juga berpengaruh. Beberapa blend espresso, terutama yang mengandung robusta, cenderung menghasilkan crema lebih banyak dibandingkan kopi yang dominan arabika.
2. Grind Size Terlalu Kasar atau Tidak Konsisten

Grinder punya peran besar dalam menghasilkan espresso.
Kalau bubuk kopi terlalu kasar, air akan mengalir terlalu cepat melewati coffee puck. Akibatnya, ekstraksi menjadi kurang maksimal dan crema yang terbentuk bisa tipis atau bahkan hampir tidak terlihat.
Sebaliknya, menggiling terlalu halus juga bukan solusi. Air justru bisa terlalu sulit melewati bubuk kopi sehingga ekstraksi berjalan terlalu lambat.
Karena itu, gunakan grinder yang mampu menghasilkan ukuran gilingan konsisten. Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah Dario Series dari Venuella. Dario-1S, misalnya, menggunakan sistem conical burr dan dirancang untuk menghasilkan gilingan yang lebih presisi serta konsisten.
3. Dosis dan Tamping Perlu Diperhatikan

Kadang masalahnya bukan pada kopi atau mesin, tetapi pada persiapan sebelum ekstraksi.
Jumlah bubuk kopi harus sesuai dengan kapasitas basket. Setelah itu, lakukan tamping secara rata. Coffee puck yang miring atau terlalu padat di satu sisi bisa membuat air mencari jalur termudah.
Hasilnya? Ekstraksi menjadi tidak merata dan crema pun bisa kurang maksimal.
Jadi, jangan hanya fokus pada tekanan tamping. Yang lebih penting adalah permukaan bubuk kopi rata dan konsisten setiap kali membuat espresso.
4. Proses Ekstraksi Tidak Tepat

Tekanan air, suhu, dosis, grind size, dan waktu ekstraksi saling berkaitan. Kalau salah satu tidak sesuai, hasil espresso bisa berubah cukup drastis.
Misalnya, aliran espresso terlalu cepat dan hasil akhirnya terasa tipis. Bisa jadi grind size perlu dibuat sedikit lebih halus. Sebaliknya, kalau alirannya terlalu lambat, pengaturan grinder mungkin perlu dibuat lebih kasar.
Untuk kebutuhan rumahan, Benvolio Series bisa menjadi pilihan menarik. Benvolio-1 dirancang sebagai mesin espresso semi-otomatis untuk penggunaan rumah dan dilengkapi fitur pre-infusion. Sementara Benvolio-2 menawarkan konsep low watt untuk pengguna rumahan yang ingin lebih fleksibel membuat espresso sendiri.
Jangan Lupa, Grinder Sama Pentingnya dengan Mesin
Banyak orang ingin membeli mesin espresso mahal, tetapi masih menggunakan grinder yang kurang mampu menghasilkan gilingan konsisten. Padahal, grinder justru menjadi salah satu bagian penting dalam proses espresso.
Di Venuella sendiri tersedia berbagai pilihan perlengkapan kopi, mulai dari mesin espresso seperti Benvolio Series, Alessandro-1, Dominico-1, hingga lini commercial seperti Corvo Series.
Ada juga pilihan grinder seperti Dario-1S dan Dario-3 untuk melengkapi setup brewing.
Jadi, Kenapa Espresso Tidak Ada Crema?
Singkatnya, espresso tidak ada crema tidak selalu berarti mesin espresso Anda bermasalah. Cek dulu kondisi biji kopi, freshness, ukuran gilingan, konsistensi grinder, dosis, tamping, serta proses ekstraksinya.
Kalau ingin mulai membangun setup espresso di rumah, Anda bisa melihat berbagai pilihan mesin dan grinder sesuai kebutuhan di Venuella. Dengan kombinasi biji kopi yang fresh, grinder yang konsisten, dan mesin yang tepat, mendapatkan crema espresso yang cantik bukan lagi sekadar keberuntungan.
Shop More Our Products
Mesin Kopi Low Watt Benvolio-2 | Grinder Kopi Elektrik Dario-1S | Mesin Kopi Espresso Benvolio-1 | Mesin Kopi Espresso Alessandro-1 | Mesin Kopi Semi Komersial Dominico-1 | Mesin Kopi Komersial Corvo-1 | Mesin Kopi Komersial Corvo-2 | Mesin Espresso Rotary Pump Corvo-3 | Grinder Kopi Komersial Dario-3 | Professional Portafilter | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-2 HG | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-4 | Grinder Kopi Dario-1 | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-1 | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-2 | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-3



