Share

Kenapa Espresso Terasa Pahit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Last updated: 18 Aug 2026
47 Views
Kenapa Espresso Terasa Pahit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Espresso Terasa Pahit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pernah bikin kopi sendiri tetapi hasilnya malah espresso pahit sampai bikin ingin menambahkan gula? Tenang, masalah ini cukup sering dialami, terutama saat baru belajar membuat espresso. Ada beberapa penyebab espresso pahit, mulai dari bubuk kopi terlalu halus, waktu ekstraksi terlalu lama, suhu air terlalu tinggi, hingga teknik tamping yang kurang tepat. Jadi, jangan langsung menyalahkan biji kopi atau mesin espresso. Bisa saja ada satu bagian kecil dari proses brewing yang perlu diperbaiki.

Penyebab Espresso Pahit yang Sering Terjadi

1. Gilingan Kopi Terlalu Halus

Ukuran gilingan sangat berpengaruh terhadap proses ekstraksi. Bubuk kopi yang terlalu halus membuat air lebih sulit melewatinya. Akibatnya, waktu kontak air dengan kopi menjadi terlalu lama dan ekstraksi bisa berlebihan.

Kalau espresso terasa pahit dan meninggalkan rasa getir di mulut, coba naikkan sedikit ukuran gilingan. Lakukan perlahan sambil mencicipi hasilnya.

2. Ekstraksi Terlalu Lama

Espresso tidak harus selalu diekstraksi selama mungkin. Semakin lama air melewati bubuk kopi, semakin banyak senyawa yang ikut terekstraksi.

Sebagai patokan awal, Anda bisa mencoba waktu sekitar 2530 detik. Namun, jangan terpaku pada angka tersebut karena setiap jenis biji kopi bisa membutuhkan resep yang berbeda.

Kalau waktu ekstraksi sudah terlalu lama dan rasanya pahit, coba perbesar sedikit ukuran gilingan agar aliran air lebih cepat.

3. Suhu Air Terlalu Tinggi

Suhu air juga menjadi salah satu faktor yang sering luput diperhatikan. Air yang terlalu panas dapat membuat proses ekstraksi berlangsung lebih agresif sehingga rasa pahit menjadi semakin dominan.

Karena itu, mesin dengan sistem pemanasan yang stabil akan membantu menjaga proses brewing lebih konsisten.

4. Tamping Tidak Konsisten

Tamping bertujuan membuat bubuk kopi di dalam portafilter lebih rata dan padat. Namun, bukan berarti harus ditekan sekuat tenaga.

Yang lebih penting adalah permukaan coffee puck rata dan tekanan dilakukan secara konsisten. Tamping yang tidak merata dapat membuat air mengalir melalui bagian tertentu saja sehingga ekstraksi menjadi tidak seimbang.

Grinder Juga Berpengaruh

Ketika membahas penyebab espresso pahit, grinder seringkali terlupakan. Padahal, ukuran bubuk kopi yang konsisten sangat penting untuk mendapatkan ekstraksi yang seimbang.

Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah Dario-1S dari Venuella. Grinder ini menggunakan conical burr dan dapat membantu menghasilkan gilingan yang lebih konsisten, sehingga Anda lebih mudah melakukan penyesuaian grind size saat mencari resep espresso yang cocok.

Pilih Mesin Espresso yang Tepat

Mesin espresso juga berpengaruh terhadap kenyamanan dan konsistensi brewing. Untuk kebutuhan rumahan, Benvolio Series bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik.

Mesin seperti Benvolio-1 dirancang untuk kebutuhan espresso rumahan dan dilengkapi sistem pemanasan yang membantu proses brewing serta steaming menjadi lebih praktis.

Di katalog Venuella juga tersedia berbagai pilihan mesin espresso dan grinder lainnya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk coffee corner di rumah maupun usaha kopi skala kecil.

Jangan Langsung Menyalahkan Kopinya

Kalau espresso terasa pahit, jangan buru-buru mengganti biji kopi atau mesin. Coba periksa satu per satu mulai dari grind size, waktu ekstraksi, dosis, suhu air, hingga teknik tamping.

Biasanya, perubahan kecil saja sudah bisa membuat rasa espresso jauh lebih seimbang.

Kalau sedang mencari mesin espresso dan grinder untuk membuat kopi sendiri di rumah, Anda bisa melihat berbagai pilihannya di Venuella. Pilih mesin dan grinder yang sesuai kebutuhan, lalu mulai bereksperimen sampai menemukan rasa espresso yang paling pas dengan selera Anda.

Shop More Our Products

Mesin Kopi Low Watt Benvolio-2 | Grinder Kopi Elektrik Dario-1S | Mesin Kopi Espresso Benvolio-1 | Mesin Kopi Espresso Alessandro-1 | Mesin Kopi Semi Komersial Dominico-1 | Mesin Kopi Komersial Corvo-1 | Mesin Kopi Komersial Corvo-2 | Mesin Espresso Rotary Pump Corvo-3 | Grinder Kopi Komersial Dario-3 | Professional Portafilter | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-2 HG | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-4 | Grinder Kopi Dario-1 | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-1 | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-2 | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-3


Related Content
  Tips Membuat Espresso Ala Cafe di Rumah 2026 untuk Pemula
Membuat espresso ala cafe di rumah ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan biji kopi yang fresh, grinder yang konsisten, takaran yang tepat, serta teknik ekstraksi yang sesuai, pemula pun bisa menghasilkan espresso yang lebih konsisten. Simak panduan lengkapnya, termasuk rekomendasi mesin espresso dan grinder untuk memulai coffee corner di rumah.
16 Aug 2026
Arabica vs Robusta: Mana yang Cocok untuk Espresso?
Arabika dan robusta memiliki karakter rasa yang berbeda saat digunakan untuk espresso. Kenali perbedaan keduanya, mulai dari aroma, acidity, body, hingga karakter rasa, serta pilihan yang cocok untuk espresso, cappuccino, dan latte.
18 Aug 2026
Espresso vs Americano vs Long Black: Apa Bedanya?
Kalau baru mulai menikmati kopi, pasti pernah bingung dengan menu espresso, americano, dan long black yang hampir selalu tersedia di coffee shop. Ketiganya memang sama-sama berbasis espresso, tetapi memiliki perbedaan dalam cara penyajian, rasa, tekstur, hingga tingkat kekentalannya. Memahami karakter masing-masing minuman akan membantu Anda memilih kopi yang paling sesuai dengan selera, baik untuk dinikmati di rumah maupun saat berkunjung ke coffee shop.
22 Jul 2026
icon-whatsapp
Venuella
Typically replies in a few hours
Selamat datang di Venuella, Bagaimana saya bisa membantu Anda?
Start Chat
Website ini menggunakan kukis untuk pengalaman terbaik Anda, informasi lebih lanjut silakan kunjungi Kebijakan Privasi and Kebijakan Kukis