Share

Berapa Biaya Listrik Mesin Kopi di Rumah per Bulan?

Last updated: 7 Oct 2026
48 Views
Berapa Biaya Listrik Mesin Kopi di Rumah per Bulan?

Punya mesin espresso di rumah memang bikin aktivitas ngopi jadi lebih praktis. Tidak perlu keluar rumah hanya untuk menikmati secangkir espresso atau cappuccino. Namun, ada satu hal yang sering dipertimbangkan sebelum membeli mesin, yaitu biaya listrik mesin kopi. Apakah penggunaan mesin setiap hari akan membuat tagihan listrik naik banyak?

Sebenarnya, menghitungnya cukup mudah. Kita hanya perlu mengetahui daya mesin dalam watt, lama pemakaian, frekuensi penggunaan, dan tarif listrik per kWh. Dari beberapa informasi tersebut, kita sudah bisa mendapatkan gambaran biaya listrik mesin kopi dalam satu bulan.

Cara Menghitung Biaya Listrik Mesin Kopi

Rumus sederhananya adalah:

Watt ÷ 1.000 × lama penggunaan (jam) × jumlah hari = kWh per bulan

Setelah mendapatkan jumlah kWh, kalikan dengan tarif listrik per kWh untuk mengetahui perkiraan biayanya.

Sebagai contoh, mesin dengan daya 800 watt digunakan selama 30 menit atau 0,5 jam setiap hari.

800 ÷ 1.000 × 0,5 = 0,4 kWh per hari

Jika digunakan selama 30 hari:

0,4 × 30 = 12 kWh per bulan

Dengan asumsi tarif listrik Rp1.444,70 per kWh, perkiraannya menjadi sekitar Rp17.336 per bulan.

Perhitungan tersebut hanya estimasi karena mesin tidak selalu menggunakan daya maksimum sepanjang waktu.

Contoh Mesin Kopi Venuella

Benvolio-2

Benvolio-2 merupakan mesin espresso low watt dari Venuella dengan daya 800 watt. Misalnya digunakan selama 30 menit setiap hari, perhitungannya sama seperti contoh sebelumnya, yaitu sekitar 12 kWh per bulan.

Dengan asumsi tarif Rp1.444,70 per kWh, biaya energinya sekitar Rp17 ribuan per bulan.

Angka tersebut tentunya hanya untuk konsumsi mesin. Peralatan rumah tangga lain tetap memiliki penggunaan listrik masing-masing.

Benvolio-1

Selanjutnya ada Benvolio-1 yang bisa digunakan untuk kebutuhan espresso rumahan. Untuk mengetahui biaya listriknya, pengguna cukup melihat daya yang tercantum pada spesifikasi mesin.

Misalnya daya mesin 1.000 watt dan digunakan selama 30 menit setiap hari:

1.000 ÷ 1.000 × 0,5 × 30 = 15 kWh per bulan

Dengan tarif Rp1.444,70 per kWh, estimasinya sekitar Rp21.671 per bulan.

Dari sini terlihat bahwa semakin tinggi daya dan semakin lama mesin digunakan, semakin besar pula konsumsi listriknya.

Alessandro-1

Alessandro-1 bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin lebih serius menikmati pengalaman membuat espresso di rumah. Untuk menghitung konsumsi listriknya, prinsipnya tetap sama.

Misalnya mesin berdaya 1.200 watt digunakan selama 45 menit sehari:

1.200 ÷ 1.000 × 0,75 × 30 = 27 kWh per bulan

Estimasi biaya energinya sekitar Rp39 ribu per bulan dengan tarif yang sama.

Durasi Pemakaian Juga Berpengaruh

Jangan hanya melihat angka watt ketika menghitung biaya listrik mesin kopi. Lama penggunaan juga sangat menentukan.

Mesin 800 watt yang digunakan selama 20 menit sehari tentu membutuhkan listrik lebih sedikit dibandingkan mesin yang sama tetapi digunakan selama dua jam setiap hari.

Begitu juga dengan frekuensi pemakaian. Jika mesin hanya digunakan untuk membuat satu atau dua cangkir kopi setiap pagi, konsumsi listriknya tentu berbeda dengan coffee corner yang digunakan berkali-kali sepanjang hari.

Karena itu, sebelum membeli mesin, sebaiknya pertimbangkan kebiasaan ngopi di rumah. Pilih daya mesin yang sesuai dengan kebutuhan agar penggunaannya tetap nyaman tanpa berlebihan.

Hitung Dulu Sebelum Membeli

Pada dasarnya, biaya listrik mesin kopi di rumah tidak bisa ditentukan hanya dari angka watt. Daya mesin, durasi pemakaian, frekuensi penggunaan, dan tarif listrik semuanya ikut mempengaruhi hasil akhirnya.

Venuella menyediakan berbagai pilihan mesin espresso, termasuk Benvolio-1, Benvolio-2, dan Alessandro-1, sehingga pengguna bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan masing-masing.

Kalau sedang mencari mesin espresso dan perlengkapan coffee corner untuk di rumah, Anda bisa melihat pilihan produk dan spesifikasinya di Venuella. Dengan mengetahui kebutuhan dan menghitung estimasi konsumsi listrik terlebih dahulu, memilih mesin kopi bisa jadi lebih mudah dan sesuai dengan kebiasaan sehari-hari.

Shop More Our Products

Mesin Kopi Low Watt Benvolio-2 | Grinder Kopi Elektrik Dario-1S | Mesin Kopi Espresso Benvolio-1 | Mesin Kopi Espresso Alessandro-1 | Mesin Kopi Semi Komersial Dominico-1 | Mesin Kopi Komersial Corvo-1 | Mesin Kopi Komersial Corvo-2 | Mesin Espresso Rotary Pump Corvo-3 | Grinder Kopi Komersial Dario-3 | Professional Portafilter | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-2 HG | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-4 | Grinder Kopi Dario-1 | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-1 | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-2 | Mesin Kopi Full Otomatis Francesco-3


Related Content
Grinder Kopi dengan 30 Tingkat Kehalusan
Ulasan pentingnya pengaturan kehalusan grinder kopi 30 level untuk berbagai metode seduh, dari espresso hingga pour over, lewat contoh Venuella Dario-1S.
10 Sept 2026
Grinder Kopi dengan Micro Adjustment untuk Gilingan Presisi
Pembahasan tentang micro adjustment pada grinder kopi, pengaruh grind size terhadap rasa, dan kenapa fitur ini penting untuk proses dial-in espresso.
10 Sept 2026
Keunggulan Grinder Kopi dengan Titanium Flat Burr
Ulasan keunggulan titanium flat burr pada grinder kopi, perbedaannya dengan conical burr, dan kenapa konsistensi partikel penting untuk espresso maupun manual brew.
10 Sept 2026
icon-whatsapp
Venuella
Typically replies in a few hours
Selamat datang di Venuella, Bagaimana saya bisa membantu Anda?
Start Chat
Website ini menggunakan kukis untuk pengalaman terbaik Anda, informasi lebih lanjut silakan kunjungi Kebijakan Privasi and Kebijakan Kukis