Cara Memilih Mesin Espresso untuk Coffee Shop

Memulai coffee shop membutuhkan persiapan yang matang, termasuk memilih peralatan utama di area bar. Salah satu yang tidak boleh asal pilih adalah mesin espresso. Cara memilih mesin espresso untuk coffee shop sebaiknya disesuaikan dengan jumlah pelanggan, kemampuan barista, menu, hingga kondisi listrik di tempat usaha. Mesin yang mahal belum tentu menjadi pilihan terbaik jika tidak sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Sesuaikan dengan Kapasitas Coffee Shop
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah jumlah minuman yang dibuat setiap hari. Coffee shop kecil dengan sekitar 50-100 cup per hari tentu memiliki kebutuhan berbeda dengan kedai yang melayani ratusan pesanan.
Perhatikan Jam Sibuk
Jangan hanya menghitung jumlah cup harian. Perhatikan juga jam sibuk ketika banyak pelanggan datang bersamaan. Jika pesanan espresso meningkat dalam waktu singkat, pilih mesin yang mampu bekerja secara konsisten. Inilah alasan kapasitas mesin espresso coffee shop perlu diperhitungkan sejak awal.
Jumlah barista juga berpengaruh. Satu barista membutuhkan alur kerja yang berbeda dengan coffee shop yang memiliki beberapa barista dalam satu shift.
Cek Boiler, Pompa, dan Steam Wand

Sistem boiler menjadi salah satu pertimbangan penting ketika memilih mesin kopi untuk coffee shop. Dual boiler menarik untuk bisnis yang memiliki banyak menu espresso dan minuman susu karena kebutuhan brewing dan steaming dapat ditangani dengan lebih optimal.
Pompa juga perlu diperhatikan karena berhubungan dengan proses ekstraksi. Sementara itu, steam wand penting untuk menghasilkan tekstur susu yang baik, terutama jika coffee shop banyak menjual latte dan cappuccino.
Contoh Mesin untuk Berbagai Skala
Corvo-1 dari Venuella dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan coffee shop dengan volume menengah. Mesin ini menggunakan dual boiler dan Vibrant Pump yang memungkinkan pengambilan air langsung dari galon.
Untuk kebutuhan yang lebih tinggi, Corvo-2 memiliki dual boiler, PID control, dan pompa ULKA 15 Bar. Sementara Corvo-3 dapat menjadi pilihan bagi bisnis yang membutuhkan mesin komersial dengan rotary pump dan fitur pressure profiling untuk mengatur tekanan ekstraksi.
Jangan Lupakan Water Connection dan Listrik
Sistem pengisian air juga perlu disesuaikan dengan kondisi kedai. Ada mesin yang menggunakan tangki, sedangkan mesin tertentu dapat terhubung dengan sumber air. Pilih sistem yang membuat pekerjaan barista lebih praktis.
Selain itu, periksa daya listrik sebelum membeli. Mesin espresso akan digunakan bersamaan dengan grinder, kulkas, blender, dan peralatan lainnya. Pastikan kapasitas listrik coffee shop mampu menanggung seluruh kebutuhan tersebut.
Sesuaikan dengan Budget Bisnis

Budget menjadi bagian penting dalam tips memilih mesin espresso coffee shop. Jangan menghabiskan seluruh modal hanya untuk mesin espresso. Grinder, water filter, timbangan, dan perlengkapan bar juga ikut menentukan kualitas minuman.
Karena itu, mesin espresso sesuai kebutuhan bisnis jauh lebih penting daripada sekadar mencari mesin dengan spesifikasi paling tinggi.
Untuk kebutuhan mesin espresso untuk usaha kopi maupun mesin espresso untuk kedai kopi, pilihan dapat disesuaikan dengan perkembangan bisnis. Selain Corvo-1, Corvo-2, dan Corvo-3, Venuella juga menyediakan berbagai perlengkapan seperti grinder Dario-1S dan Dario-3 serta pilihan mesin espresso lainnya.
Pada akhirnya, rekomendasi mesin kopi untuk bisnis sebaiknya ditentukan berdasarkan jumlah cup, jumlah barista, volume pesanan, sistem boiler, pompa, steam wand, water connection, daya listrik, dan budget. Dengan pertimbangan tersebut, Anda bisa mendapatkan mesin yang benar-benar mendukung operasional coffee shop. Untuk melihat pilihan mesin espresso dan perlengkapan kopi lainnya, kunjungi Venuella.



